Senin, 11 April 2011

Bikin Anti Virus Di Flashdisk

http://pinkpanther.student.umm.ac.id/files/2009/11/antivirus2.gif

Dalam beberapa hal mungkin kita telah mengetahui cara membuat Autorun pada flashdisk kita. Dengan ini sekarang kita akan menggunakan cara tersebut untuk mengaktifkan antivirus pada flashdisk kita.

Sediakan terlebih dahulu software antivirus yang akan kita gunakan, gunakan antivirus yang berukuran kecil seperti ( PCMAV, ANSAV, SMADAV, Dll )

Langkah selanjutnya :

1. Buka Notepad dan Ketik Script di bawah ini :

[AutoRun]

open=namaantivirus.exe

shellexecute=namaantivirus.exe

shell\Scan Dulu Virusnya!!!\command=namaantivirus.exe

shell=Scan Dulu Virusnya!!!

Lalu simpan dengan nama autorun.inf di flashdisk,

2. Copy Antivirus yang akan kita gunakan ke flashdisk ( file autorun dan antivirus jangan di tempatkan dalam sebuah folder )

Selesai, mudah kan ..!

Sekarang jika ingin scan virus tinggal double clik drive flashdisk kita. Jika kita klik kanan drive flashdisk kita akan ada kata tambahan di atas kata autoplay “Scan dulu virusnya”.

Jika mau di ubah kata – katanya tinggal mengubah kata – kata yang ada dalam script.

3. Buat file autorun dan antivirusnya jadi super hidden, jadi ketika flashdisk dibuka tidak akan terlihat.

buka RUN dari start menu

terus ketik cmd

masuk ke dalam drive flashdisk (biasanya drive f:) tulis commandnya

f:\>attrib +h +s namaantivirus.exe (buat hidden antivirusnya)

f:\>attrib +h +s autorun.inf (buat hidden file autorun)

Rabu, 30 Maret 2011

Peneliti UI Ciptakan Charger Ponsel Nirkabel


Peneliti dari Universitas Indonesia belum lama ini berhasil menemukan cara baru dalam melakukan transfer energi listrik melalui media nirkabel (tanpa kabel).

Salah satu aplikasi dari teknologi transfer energi listrik nirkabel ini nantinya bisa diterapkan untuk pengisian baterai ponsel melalui udara alias tanpa melalui kabel.

"Penelitian ini telah kami laksanakan sejak tahun 2009 hingga sekarang," ujar Dr Ing Eko Adhi Setiawan, dosen dan peneliti dari Departemen Teknik Elektro Universitas Indonesia melalui surat elektronik, kepada VIVAnews.com, akhir pekan lalu.

Selama ini, vendor ponsel asal Amerika Serikat Palm telah mengaplikasikan prinsip serupa pada produk ponsel pintar mereka, Palm Pre.

Baterai ponsel pintar ini bisa diisi dengan hanya menaruh ponsel ini dengan sebuah dok pengecas tanpa kabel bernama TouchStone.

Namun, penelitian Eko dan timnya telah berhasil mengaplikasikan pengisian baterai ponsel melalui berbagai media tanpa kabel, seperti melalui udara, air, bahkan dinding beton hingga jarak 60 cm.

Sebelumnya, untuk pembuktian konsep ini, Eko sempat membuat alat transfer listrik yang bisa menembus air dan beton.

Alat ini sendiri secara garis besar terdiri dari empat komponen, yakni rangkaian pemancar listrik, antena pemancar (transmitter), antena penerima (receiver), dan rangkaian penerima, yang dipasangi dengan lampu pijar.

Anehnya, alat transfer listrik ini bisa menembus air akuarium, tanpa melukai ikan. Padahal, seperti diketahui, air adalah salah satu konduktor. Dan secara teoritis, arus yang mengalir pada antena pemancar itu sudah cukup untuk menyetrum ikan-ikan di akuarium hingga mati. Namun, hal ini tidak terjadi.

Metode transfer listrik ini sendiri menggunakan prinsip resonansi frekuensi elektromagnetik. Eko menganalogikan sebuah garpu tala yang bila dibunyikan bakal membuat garpu tala lain dalam jarak tertentu turut berbunyi.

Fenomena resonansi frekuensi serupa ini, kata Eko, juga terjadi saat sebuah antena pemancar (transmitter) dialiri arus listrik. Antena itu akan menghasilkan medan magnet pada frekuensi tertentu dan membuat antena penerima mengalami medan magnet yang sama, sehingga bisa menghasilkan arus listrik di sisi penerima.

Prinsip ini, kata Eko, tak hanya bisa diterapkan untuk pengisian baterai ponsel secara nirkabel, melainkan juga bisa diaplikasikan untuk transfer listrik untuk semua peralatan elektronik berdaya kecil, meliputi radio, televisi, lampu, laptop, pemutar musik, dan gadget-gadget lain.

Oleh karenanya, ke depan, Eko menjelaskan, ia tengah mengembangkan alat ini untuk bisa diaplikasikan pada ponsel atau laptop, sehingga pengguna ponsel dan laptop itu bisa mengisi baterai gadgetnya di hotspot-hotspot tertentu yang ditenagai oleh sel surya, yang berfungsi menyuplai listrik secara nirkabel hingga radius 2 meter.

Maka, di sekitar hotspot ini, orang-orang bisa mengisi baterai ponsel sambil menelepon, atau mengerjakan tugas di laptopnya berjam-jam tanpa perlu takut tak kebagian colokan listrik. "Dengan alat ini, keberadaan kabel tidak lagi dibutuhkan," kata Eko.

Hingga kini, Eko dan timnya melakukan penelitian ini secara mandiri, tanpa bantuan dari lembaga manapun. Namun Eko yakin, teknologi ini sangat potensial memberi manfaat yang sangat besar, karena aman, praktis dan bisa diterapkan di hampir seluruh peralatan elektronik.


Pemutar Musik Tenaga Detak Jantung


Suatu hari, pemilik gadget pemutar musik tak perlu khawatir lagi bakal kehabisan baterai gadgetnya di tengah jalan. Selama ia masih bernafas, selama jantung masih berdetak, MP3 playernya dijamin akan terus menyala.

Sebab, baru-baru ini sekelompok ilmuwan telah menemukan sebuah chip kecil yang bisa membangkitkan tenaga listrik dari gerakan alamiah manusia.

Diharapkan, temuan ini bakal menghasilkan sebuah perangkat yang bisa menjadikan detak jantung manusia untuk menyuplai berbagai gadget sebagai sumber tenaganya.

Penemuan ini dibuat oleh beberapa ilmuwan dari Georgia Institute of Technology. Mereka memanfaatkan kabel nano Zinc Oksida, untuk membangkitkan listrik. Secara teoritis, setiap gerakan tubuh sekecil apapun, bahkan cubitan sebuah jari, bisa digunakan membangkitkan listrik.

Sejauh ini, penelitian yang dipimpin oleh Dr Zhong Lin Wang itu telah berhasil menggunakan teknologi yang mampu mengirimkan sinyal radio dan menghidupkan display LCD serta dioda-dioda dalam rangkaian. Namun Wang cs yakin, penelitian ini akan bisa dikembangkan lebih jauh lagi.

Temuan Wang cs ini ribuan kali lebih baik daripada riset yang dilakukan pada teknologi gerak, sebelumnya. Ia menggunakan kabel nano (nanowires) yang ukurannya 500 kali lebih tipis daripada rambut manusia.

Dalam sebuah eksperimennya, lima buah kabel nano itu mampu menghasilkan tenaga yang setara dengan dua buah baterai AA berkapasitas 3 volt dan 1 mikro ampere.

Dengan menyusunnya dalam satu stack, kabel nano itu bisa menyuplai listrik kepada perangkat elektronik yang lebih besar lagi, seperti gadget semacam iPod atau ponsel.

Diharapkan penemuan ini juga mampu diterapkan di berbagai aplikasi lain pada perangkat yang membutuhkan tenaga listrik yang lebih lama.

"Perkembangan ini merupakan sebuah tonggak capaian dalam mewujudkan perangkat elektronik portabel yang dapat ditenagai oleh pergerakan tubuh tanpa menggunakan baterai atau asupan listrik," ujar Wang seperti dikutip dari situs DailyMail.

Selasa, 08 Desember 2009

Sabtu, 05 Desember 2009

Biodata HERO (Kim JaeJoong)


Kim JaeJoong (김재중) was born in January of 1986, under the sign of Aquarius, and in a numerous family. He is the the only guy in a family of eight sisters, in addition he is youngest. The oldest is 40 years old and from 1th to 5th sister married soon, reason why Jae get on well with the 6th, 7th and 8th sister, although he loves so much to all of them.


Is the main vocal of the group, and is carrying out the role of the "big brother" with Yunho. Has deep thoughts and talks straight-forwardly. His neat and tidy personality is portrayed in the dorm they live in. Cleaning every corner of the house is blatantly a part of this trait, but he also is interested in cooking and feeds everyone in the group, in addition he worries about them and take care of the small parts in the team, help others with their problems in the hard times. By this whole they consider him the “mother” of the group.


Jae is very handsome. Won the best looking award from SM and is a pretty boy. He has very feminine face characteristics, that make have a pretty face and that contrast with a great, masculine body.